Memahami 3 Tahapan Pengujian Tegangan Tinggi Bersifat Merusak
Pada pengujian tegangan tinggi terdapat pengujian bersifat merusak (destructive test) dan tidak merusak (non-destructive test). Untuk pengujian bersifat merusak sendiri dilakukan melalui 3 tahapan yang terdiri dari pengujian ketahanan, pengujian pelepasan, dan pengujian kegagalan.
![]() |
| Tahapan Pengujian Tegangan Tinggi Bersifat Merusak |
Pengujian Ketahanan (Withstand Test)
Pada pengujian ketahanan, tegangan tertentu diterapkan pada spesimen yang diuji selama durasi tertentu. Jika selama durasi tersebut tidak terjadi pelepasan (discharge), hasil pengujian dianggap memuaskan.
Pengujian Pelepasan (Discharge Test)
Pengujian pelepasan dilakukan dengan menaikkan tegangan hingga terjadi pelepasan pada spesimen yang diuji. Pengujian pelepasan dapat dilakukan pada kondisi kering atau kondisi basah untuk meniru kondisi hujan.
Pengujian Kegagalan (Breakdown Test)
Pengujian kegagalan mirip seperti pengujian pelepasan, hanya saja pada pengujian ini tegangan dinaikkan lebih tinggi lagi hingga terjadi kegagalan (breakdown) pada spesimen yang diuji.
Referensi:
- Artono Arismunandar. (2001). Teknik Tegangan Tinggi.
- Syamsir Abduh. (2001). Dasar Pembangkitan dan Pengukuran: Teknik Tegangan Tinggi.

